Selasa, 02 Maret 2010

Aktifitas Belajar



Belajar merupakan suatu kegiatan yang berkaitan erat dengan psikologi pendidikan. Berikut ini adalah bebrapa aktifitas yang dilakukan selama proses pembelajaran. 
Belajar merupakan proses perubahan tingkah laku dari seseorang, oleh karena itu belajar harus dilakukan dengan beberapa aktivitas. Manusia mendapatkan ilmu atau pengajaran terdapat berbagai macam cara, antara lain yang telah dituliskan oleh Wasti Soemanto dalam bukunya Psikologi Pendidikan Landasan kerja Pemimpin Pendidikan (2006).

1) Mendengarkan  

Dalam kehidupan manusia sehari-hari ada pergaulan atau sosialisasi dalam bentuk obrolan-obrolan verbal. Secara tidak langsung manusia menangkap pembicaraan verbal itu dengan pendengarannya dan mampu menyerap ilmu dari pendengaran-pendengarannya tersebut. Dalam metode mengajar di sekolah    juga ada metode mengajar ceramah yang berarti siswa mendengarkan semua perktaan dari guru dan siswa bertigas untuk menyerap intisari dari perkataan guru tersebut. Tetapi tidak semua orang dapat memanfaatkan metode belajar ini, metode belajar ini dinilai sudah kuno karena disini guru sebagai pusat dari berbagai ilmu (teacher center). Dalam balajar tidak hanya mendengar saja tetapi akan lebih baik lagi apabila dilakukan metode atau aktivitas lain lagi.

2) Memandang

Di dunia ini banyak sekali hal yang dapat dijadikan ilmu melalui stimulus visual kita. Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang bisa kita pandang. Hal itulah yang bisa dijadikan ilmu oleh kita. Alam dan lingkungan kita dalah sekolah yang bisa dijadikan pembelajaran lewat memandang.

3) Meraba, Mencium, dan Mencicipi/Mengecap

Hal-hal tersebut seperti meraba, mencium, dan mencicipi adalah aktivitas sensorik sama halnya dengan mendengar dan memandang. Aktivitas meraba, mencium dan mengecap dapat dijadikan pembelajaran apabila didorong oleh kebutuhan-kebutuhan atau motivai untuk mencapai tujuan tertentu.

4) Menulis dan Mencatat 

Mencatat adalah salah satu aktivitas dari belajar. Seseorang mencatat atau menulus sebuah poin-poin untuk mudah diingat dan diaplikasikannya. Tidak semua aktivitas mencatat adalah suatu proses belajar seperti menjiplak atau mengkopi termasuk menyontek adalah aktivitas mencatat yang menurun. Mencatat     yang dikatakan belajar adalah apabila dalam mencatat tersebut dapat diketahui tujuan dan kebutuhannya agar proses belajar dapat menyerap.

5) Membaca

Membaca merupakan aktivitas belajar yang apabila dapat dilakukan dengan benar dpat mengakibatkan penyerapan ilmu. Membac yang bukan dikatakan belajar adalah membaca sambil berbaring atau tiduranMembaca sambil berbaring bukan dikatakan belajar karena pikiran orang yang membaca sambil berbaring terbagi antara membaca dan tiduran. Membaca yang efektif adalah membaca dengan set, misalnya dengan memperhatikan judul, topik-topik, utama dengan berorientasi ke tujuan.

6) Membuat Ikhtisar atau Ringkasan, dan Menggarisbawahi

Ikhtisar atau ringkasan ini dapat membantu mengingat segala macam ilmu yang sudah kit abaca lewat buku pada masa-masa yang akan datang. Sementara membaca, hal-hal yang penting dapat kita garis bawahi untuk membantu mengingatkan kembali hal yang kit abaca dim as-masa yang akan datang. Hal-hal ini dapat membantu pengingatan kita dalam jangka waktu panjang yang akan datang.

7) Mengamati Tabel-Tabel, Diagram-Diagram, dan Bagan-Bagan

Dalam buku atau di lingkungan lain banyak kita jumpai bagan, tabel dan diagram. Materiil non-verbal ini sangat berguna untuk mempelajari materiil yang relevan itu. Demikian pula gambar-gambar, peta-peta, dan lain-lain dapat menjadi bahan ilustratif yang mambantu pemahaman kita tentang sesuatu hal.

8) Menyusun Paper atau Kertas Kerja

Dalam membuat paper yang terutama perlu mendapat perhatian adlah rumusan topik paper tersebut. Dari rumusan topik tersebut dapat ditentukan materiil yang relevan. Paper yang baik memerlukan perencanaan yang masak dengan terlebih dahulu mengumpulkan ide-ide yang menunjang serta penyediaan sumber-sumber yang relevan.

9) Mengingat

Mengingat dengan maksud agar ingat tentang sesuatu, belum termasuk sebagai aktifitas belajar. Mengingat yang didasari atas kebutuhan serta kesadaran untuk   mencapai tujuan belajar lebih lanjut adalah termasuk aktifitas belajar, apalagi jika mengingat itu berhubungan dengan aktifitas-akrifitas belajar lainnya.

10) Berfikir 

Dengan berfikir kita dapat menemukan penemuan-penemuan yang baru setidaknya kita menjadi tau tentang sesuatu yang telah kita pikirkan. Dengan berfikir kita akan mendapatkan gagasan-gagasan mengenai pemikiran kita.

11) Latihan dan Praktek

Latihan dan praktek merupakan aktivitas belajar dengan mengaplikasikan teori dan ilmu yang sudah didapatnya ke dalam dunia nyata. Orang melaksanakan kegiatan belatih tentunya sudah mempunyai dorongan untuk mencapai tertentu yang dapat mengembangkan aspek pada dirinya. Orang yang        berlatih atau berpraktek sesuatu tentunya menggunakan set tertentu sehingga setiap gerakan atau tindakannya terarah kepada suatu tujuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar